Jumat, 22 Januari 2021

UAS Manajemen Pemasaran

Susanti_180321100037_A

Saya merupakan manajer pemasaran pada PT. Makmur Jaya yang memproduksi beras Merah Organik. Tujuan dari perusahaan kami yaitu untuk menjadi perusahaan terbaik di Indonesia dengan target omzet Rp. 1.000.000.000 dibulan Januari 2021.” Berikut adalah analisis yang akan saya lakukan sebagai seorang manajer pemasaran pada PT. Makmur Jaya:

1. Menentukan STP (Segmenting, Targetin dan Positioning) pada Produk Beras Merah Organik 

a. Segmenting
 Merupakan proses awal dalam sebuah pemasaran, pada proses ini saya akan mengelompokkan konsumen berdasarkan jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, profesi dan pendapatan. 
• Jenis Kelamin : Perempuan dan laki-laki
• Usia : dari anak-anak hingga lanjut usia (semua kalangan)
• Tingkat Pendidikan : Paud sampai Perguruan Tinggi
• Profesi : Semua profesi ( baik itu guru, wirausaha, pegawai swasta ataupun PNS)
•Pendapatan : Menengah keatas 

b. Targeting 
Adalah memutuskan target konsumen yang akan diprioritaskan. Pada Perusahaan saya memprioritaskan pendapatan menengah atas dan usia  untuk semua kalangan baik itu anak" hingga lanjut usia karena produk beras merah yang saya jual memiliki kualitas yang baik. 

c. Positioning
Bertujuan untuk mempengaruhi bagaimana segmen pasar (konsumen) menilai produk maupun jasa dengan pesaing . Positioning dari produk kami adalah dilihat dari segi harga lebih murah dibandingkan pesaing yang menjual produk serupa, produk beras kami sudah dipastikan mengandung 0% lemah sehingga cocok untuk diet dan produk beras merah kami 100% original.

2. Bagaimana Bauran Pemasaran dari produk Beras Merah Organik tersebut agar tercapai target omzet. 
      Bauran pemasaran atau disebut marketing mix terdiri dari 4P yaitu product, price, place, dan promotion. 
a. Produk yang kami jual adalah beras merah dengan kualitas terbaik dan 100% organik, original.
b. Harga yang di tetapkan kami yaitu lebih murah dibandingkan pesaing dengan target konsumen yang sama. 
c. Tempat yang digunakan dalam menjual beras merah ini melalui media online yaitu seperti shopee, instagram dan facebook.
d. Promosi yang kami lakukan yaitu dengan cara memanfaatkan media yang kami gunakan yaitu, shopee, Ig dan facebook disitu saya akan mengeposting poster mengenai produk beras merah kami.

3. Buatlah contoh media promosi beras merah organic dalam bentuk gambar yang siap diupload di media social 



4. Apabila perusahaan bermaksud untuk melakukan impor beras merah organic, analisis bagaimana daya saing beras merah organic di pasar asean  

Untuk peluang pasar produk beras merah organik di asean masih terbuka lebar dilihat segi permintaan akan ekspor juga masih cukup tinggi. Untuk itu perusahaan akan mulai melakukan ekspansi pasar ke berbagai negara di asean dengan menargetkan pusat perbelanjaan di wilayah asean. Dan perusahaan sebelum melakukan impor terlebih dahulu harus menganalisis dari berbagai aspek seperti keaslian produk dan kualitas produk.

Kamis, 14 Januari 2021

Mengevaluasi Keunggulan Kompetitif dari Produk

 A. Konsep Keunggulan Kompetitif dari Produk

     Keunggulan kompetitif merupakan kemampuan perusahaan untuk memiliki kinerja yang jauh lebih tinggi dan unggul dibandingkan kompetitor dalam industri sejenis melalui karakteristik dan sumber daya yang dikelola secara maksimal. Keunggulan kompetitif bisa dikatakan unik, karena setiap perusahaan memiliki keunggulan yang berbeda-beda. Namun apakah perusahaan itu dapat memaksimalkan keunggulan tersebut menjadi nilai yang dapat menguntungkan perusahaan atau sebaliknya. terdapat tolak ukur agar mengetahui perusahaan memiliki keunggulan kompetitif, yaitu:  Keunikan produk, Kualitas produk, Harga bersaing, Penghematan biaya. 

B. Ciri-Ciri Pasar Potensial dengan Pendekatan Permintaan dan Penawaran

1. Pasar potensi (potential market)

Pasar potensi dapat didefinisikan oleh sekumpulan orang (konsumen) yang mempunyai keinginan atau minat tertentu terhadap penawaran pasar tertentu. Misalnya semua orang yang menyatakan keinginan (minatnya) untuk membeli sebuah mobil.

2. Pasar yang tersedia (available market)

Sebagai sekumpulan konsumen yang mempunyai minat, akses dan penghasilan terhadap pasar tertentu. dalam pasar ini konsumen sanggup tau punya kemampuan (daya beli) untuk membeli mobil.

3. Pasar tersedia yang memenuhi syarat (qualified available market)

Sekumpulan pembeli yang mempunyai minat, akses, penghasilan dan kualifikasi untuk penawaran pasar tertentu.

4. Pasar yang dilayani (served market atau terget market)  

Pasar yang meruapakan bagian dari pasar tersedia yang memenuhi syarat yang ingin dimasuki oleh sebuah perusahaan. Misalnya, saat produsen mobil memutuskan untuk memusatkan perhatian pemasarannya dan distribusinya di Jakarta, maka Jakarta menjadi pasar yang dilayani.

5. Pasar penetrasi (penetrated market)

Sekumpulan konsumen (pembeli) yang benar-benar telah membeli produk. Jadi dalam hal ini yang termasuk dalam pasar penetrasi adalah mereka (konsumen) yang telah sungguh-sungguh membeli mobil produsen tersebut.

      Dalam melakukan analisis pasar yang pontesial harus melakukan pendekatan penawaran dan pendekatan permintan dari dari suatu produk. Dibawah ini merupakan penjelasan mengenai pendekatan permintaan dan pendekatan penawaran.

1. Pendekatan Permintaan

Pendekatan permintaan adalah suatu analisis yang menekankan pada kebutuhan manusia yang sampai saat ini belum sepenuhnya terpenuhi atau sudah terpenuhi namun kurang memuaskan. Misalnya, masyarakat di pedesaan membeli barang atau produk dikota. Hal ini diartikan bahwa, golongan masyarakat tersebut membutuhkan pakaian sesuai dengan selera mereka yang tidak dapat diperoleh di desa atau mungkin dapat diperoleh di desa, tetapi harganya terlalu mahal.

2. Pendekatan Penawaran

Pendekatan penawaran dimulai dari kemampuan wirausaha dalam membuat suatu produk atau barang, memberikan pelayanan jasa atau gabungan dari keduanya. Misalnya, seorang wirausaha memproduksi genteng dengan kualitas yang bersaing. Dengan kualitas genteng yang bersaing tersebut, dapat dilihat minat konsumen untuk membeli genteng yang lebih mahal dengan kualitas sama atau membeli genteng yang harganya sama dengan kualitas yang baik.

C. Ciri dan Teknis Menentukan Ceruk Pasar

Pasar ceruk (niche market) adalah segmen spesifik dan kecil dari sebuah pasar dengan lebih sedikit pesaing daripada pasar secara keseluruhan. Segmen ini terdiri dari sekelompok konsumen dengan karakteristik yang serupa. Mereka memiliki kebutuhan dan preferensi yang unik, yang mana membuat mereka berbeda dari konsumen di pasar pada umumnya. Misalnya, ceruk pasar yaitu Betadine menggunakan strategi ceruk pasar yang menjadi pemimpin obat luka dari pasar obat.

• Ciri-ciri ceruk pasar yaitu:

1. Pelanggan dalam suatu ceruk memiliki kumpulan keutuhan yang berbeda.

2. Bebrsedia membayar harga tambahan pada perusahaan yang paling memuaskan kebutuhan pelanggan.

3. Ceruk terebut tidak mungkin menarik pesaing lain.

4. Perusahaan pengisi ceruk mendapatkan penghematan tertentu karena spesialisasi.

5. Ceruk memiliki ukuran, laba, dan potensi pertumbuhan yang memadai

     Strategi ceruk pasar (niche market) adalah rencana bisnis yang fokus pada peluang usaha untuk menggapai satu kelompok konsumen dan satu segmen populasi yang terdefinisi dengan baik. Mulai dari kisaran harga, kualitas produksi yang sesuai dengan demografi target konsumen. Hal yang harus menjadi catatan bahwa terkadang ceruk pasar itu adalah buatan atau rekayasa dengan mengidentifikasi kebutuhan kelompok masyarakat tertentu.

• Strategi menentukan Ceruk Pasar

  Strategi yang digunakan dalam ceruk pasar yaitu dengan spesialisasi seperti berikut: Spesialisasi geografis, Spesialisasi harga- kulitas, Spesialisasi pelanggan, Spesialisasi pelayanan, Spesialisasi pemakai akhir, Spesialisasi pesanan, Spesialisasi prroduk atau lini produk, Spesialisasi saluran, Spesialisasi ukuran pelanggan, Spesialisasi vertical.

• Menentukan ceruk pasar dari market place:

1. Memanfaatkan fiturr pencarian dalam kategori tertentu sesuai ceruk pasar yang dipilih.

2. Ketik kata kunci lebih spesifik

3. Melihat jumlah item yang dijual

4. Memanfaatkan firut saringan untuk mendapatkan hasil maksimal.

• Menentukan ceruk pasar menggunakan Google trends:

1. Melihat voume pencarian dengan menggunakan kaa kunci

2. Menggunakan fitur pencarian popular

3. Menentukan wilayah, jangka waktu, kategori.

D. Ciri-Ciri Produk yang Marketable untuk Ekspor

a. Strategi produk

 Produk yang dipasarkan harus berkualitas dan unik agar memiliki nilai jual yang tinggi. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan adanya proses produksi produk yang jelas dari tangan para ahli di dalam bidangnya. Selain itu juga harus dilakukan pengecekan standar dan mutu kualitas produk. Produk yang dihasilkan juga harus sesuai dengan kebutuhan atau permintaan calon konsumen. 

b. Strategi harga

Strategi harga termasuk faktor penting didalam dunia pemasaran harga merupakan acuan bagi perusahaan untuk mengetahui suatu perusahaan mengalami kerugian atau keuntungan.

c. Strategi distribusi

Strategi distribusi adalah bagaimana cara perusahaan dalam mendistribusikan atau menyampaikan produk kepada konsumen akhir. Bagi perusahaan bisa memilih kurir yang berkualitas agar suatu produk tersebut dapat menembus pasar internasional. Kurir haruslah dapat memberikan pelayanan yang memuaskan dan juga memiliki ketepatan waktu dalam proses pengiriman serta menjaga keaamanan produk sampai ke tangan konsumen.

d. Strategi promosi

Promosi adalah kegiatan mengenalkan produk kepada konsumen untuk memperluas pangsa pasar. Promosi merupakan langkah awal sekaligus ujung tombak dari penjualan suatu produk. Promosi bisa dilakukan secara langsung melalui secara lisan atau melalui media sosial.

Kamis, 07 Januari 2021

BAURAN PEMASARAN PROMOSI

1. Konsep Inti Promosi

    Konsep merupakan sebuah gagasan atau ide yang dituangkan dalam bentuk kata atau simbol yang juga merupakan sebuah ilmu pengetahuan. Sedangkan promosi adalah sebuah usaha untuk menawarkan sebuah produk atau jasa dengan tujuan menarik pembeli atau konsumen untuk mengonsumsi barang atau jasa yang ditawarkan. Jadi konsep promosi adalah sebuah gagasan atau ide sebagai bentuk usaha untuk menawarkan produk atau jasa yang betujuan untuk menarik konsumen agar mau membeli atau mengonsumsi barang atau jasa yang ditawarkan. 

2. Bentuk-bentuk Promosi

a. Periklanan 

    Periklanan merupakan komunikasi atau pesan-pesan penjualan yang dilakukan oleh perusahaan melalui sponsor atau lembaga lain di luar perusahaan dengan mengeluarkan sejumlah biaya. Iklan dapat dikatakan sebagai nonpersonal selling, karena penjualan tidak dilakukan secara langsung oleh seorang penjual. Iklan atau advertensi merupakan cara penyajian cetakan, tulisan kata-kata, gambar atau menggunakan orang, produk atau jasa yang dilakukan oleh suatu lembaga (perusahaan iklan) dengan maksud untuk mempengaruhi dan meningkatkan penjualan, meningkatkan pemakaian atau memperoleh suara, dukungan atau pendapat.

     Periklanan pada perusahaan dengan bantuan media tertentu seperti Koran, majalah, televisi, radio, papan iklan atau media sosial. Periklanan ini membantu dalam menyebarkan kesadaran tentang perusahaan ataupun produk dan layanan tertentu. Iklan dikomunikasikan melalui berbagai media massa seperti media tradisional seperti brosur, koran, majalah, televisi, radio, iklan ruangan luar ataupun ruangan dalam serta surat yang ditujukan pada calon pembeli.

b. Pameran Dagang

    Pameran dagang adalah sebuah pameran yang diadakan sehingga perusahaan dari industri tertentu dapat memamerkan dan mendemonstrasikan produk dan layanan terbaru mereka, mempelajari aktivitas pesaing dan mengikuti tren dan kesempatan baru. 

c. In House Promotion

     Merupakan Kegiatan promosi yang dilakukan secara internal dalam suatu perusahaan.

d. Public Realtion

    Public relation merupakan pemanfaatan nilai-nilai berita yang terkandung dalam suatu produk untuk membentuk citra produk yang bersangkutan. Dibandingkan dengan iklan, public relation mempunyai kredibilitas yang lebih baik, karena pembenaran (baik langsung maupun tidak langsung) dilakukan oleh pihak lain selain pemilik iklan.

e. Familiarisation

     Familiarization adalah kegiatan promosi untuk mengenalkan keunggulan yang dimiliki oleh produk. Familiarization juga merupakan tahapan pengenalan produk dalam upaya menawarkan produk yang dijual kepada orang lain baik secara langsung maupun tidak langsung.

f. Signage,

    Signage merupakan salah satu sarana iklan yang lama yaitu berupa bentuk promosi yang dilakukan dengan memanfaatkan papan informasi yang berada dipinggir jalanan dimana infromasi yang tersaji berupa produk, harga, dan nilai keunggulan dari suatu produk yang ditawarkan.

g. Tampilan (display)

     Display Merupakan penataan produk barang yang diterapkan perusahaan tertentu dengan tujuan menarik minat konsumen. bentuk promosi yang dilakukan seseorang melalui sebuah media berupa layar atau monitor baik dari gadget maupun media televisi. 

3. Pemilihan Media Iklan

    Media periklanan merupakan suatu wadah atau perangkat yang menyediakan informasi sebuah produk yang ditawarkan dari harga hingga nilai keunggulan dari produk tersebut. Beberapa media iklan sebagai berikut :

a. Med Televisi

    Media televisi adalah media salah satu dari media elektronik yang mempunyai jangkauan luas, mempunyai kemampuan unik untuk mendemonstrasikan penggunaan produk, menjangkau konsumen secara serempak melalui indra pendengaran dan penglihatan. Televisi juga mempunyai kemampuan untuk muncul tanpa harapan.

b. Media Radio

    Media radio adalah media yang mempunyai jangkauan selektif calon pelanggan pada tingkat perorangan dan akrab, pesan-pesan mereka muncul seolah-olah mereka berbicara kepada khalayak secara pribadi dengan tidak menggunakan visualisasi.

c. Media Surat Kabar

    Media surat kabar adalah media yang mampu menyajikan pesan dengan rinci melalui media cetak dimana pembaca berada dalam kerangka mental yang benar untuk memproses pesan.

   Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memilih media agar iklan berjalan efektif antaralain :

a. Tentukan Budget

b. Tentukan Segmen Pasar

c. Materi iklan

d. Media online atau offline atau keduanya

e. Jasa advertisement

4. Faktor-faktor yang mempengaruhi bentuk promosi

    Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan  yaitu :

a. Jenispasar produk.

    Tingkat pemanfaatan alat promosi bervariasi antara pasar konsumen dan pasar industri. Pada perusahaan barang konsumsi akan lebih memusatkan pada promosi penjualan, periklanan, penjualan perorangan dan hubungan masyarakat, sesuai dengan urutannya. Sedangkan perusahaan industri akan lebih memusatkan pada penjualan perorangan, promosi penjualan, periklanan dan hubungan masyarakat.

b. Strategi dorong lawan strategi tarik.

    Bauran promosi sangat dipengaruhi oleh apakah perusahaan memilih strategi dorong atau strategi menarik untuk menciptakan penjualan. Pada strategi dorong, penjualan perorangan dan promosi penjualan yang lebih diperhatikan sedang pada strategi tarik, periklanan dan promosi kepada konsumen akan lebih berperan.

c. Kesiapan tahap pembeli.

    Alat-alat promosi memiliki efektivitas biaya yang berbeda pada berbagai tingkat kesiapan pembeli. Periklanan dan publisitas memiliki peranan dalam tahap membangun kesadaran. Pengertian pelanggan akan dipengaruhui oleh penjualan perorangan. Sedangkan pemesanan dan pemesanan kembali akan dipengaruhi oleh penjualan perorangan dan promosi penjualan. Jadi pada tahap-tahap awal dari proses keputusan pembeli, periklanan dan publisitas akan lebih berperan dan pada tahap-tahap akhir, penjualan perorangan dan promosi penjualan lebih efektif.

5. Strategi Promosi dengan melihat Siklus Hidup Produk

a. Strategi Pemasaran Tahap Perkenalan

    Pada strategi ini, periklanan dan publisitas memiliki tingkat efketivitas biaya tertinggi, penjualan perorangan untuk memperoleh cakupan distribusi dan promosi penjualan untuk mendorong konsumen agar mencoba produk. Terdapa empat strategi  yaitu:

• Strategi peluncuran cepat (rapid skimming)

• Strategi peluncuran lambat (slow skimming)

• Strategi penetrasi cepat (rapid-penetration)

• Strategi penetrasi lambat (slow-penetration)

b. Strategi Pemasaran Tahap Pertumbuhan

    Strategi ini ditandai dengan adanya peningkatan penjualan. Konsumen awal merasa senang dan konsumen berikutnya mulai membeli. Pesaing baru mulai memasuki pasar, harga bertahan atau sedikit turun, dan laba meningkat.  Beberapa strategi untuk mempertahankan pertumbuhan pasar selama mungkin:

• Meningkatkan kualitas produk

• Menambah model baru dan produk penyerta

• Memasuki segmen pasar baru.

• Meningkatkan cakupan dan memasuki saluran distribusi baru.

c. Strategi Pemasaran Tahap Kedewasaan atau kemampuan

    Pada tahap ini, promosi penjualan, periklanan dan penjualan perorangan makin penting, sesuai dengan urutan tersebut. Suatu titik, tingkat pertumbuhan penjualan produk akan menurun dan produk akan memasuki tahap kedewasaan relatif. Tahap ini biasanya berlangsung lebih lama dari tahap sebelumnya dan merupakan tantangan berat bagi manajer pemasaran. Kebanyakan produk berada pada tahap kedewasaan dari siklus hidup.

d. Strategi Pemasaran Tahap Penurunan

    Pada tahap ini, promosi penjualan tetap kuat, periklanan dan publisitas dikurangi dan penjualan produk hanya perlu memberikan sedikit perhatian pada produk. Penurunan bisa cepat atau lambat, karena alasan teknologi, pergeseran selera konsumen, danmeningkatnya persaingan. 

UAS Manajemen Pemasaran

Susanti_180321100037_A Saya merupakan manajer pemasaran pada PT. Makmur Jaya yang memproduksi beras Merah Organik. Tujuan dari perusahaan ka...